<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Furqonblog's</title>
	<atom:link href="http://furqonblog.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://furqonblog.wordpress.com</link>
	<description>selamat datang di furqon blog, mari kita saling berbagi</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Mar 2010 19:37:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='furqonblog.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Furqonblog's</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://furqonblog.wordpress.com/osd.xml" title="Furqonblog&#039;s" />
	<atom:link rel='hub' href='http://furqonblog.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Belajar Mengaji</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2010/03/16/belajar-mengaji/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2010/03/16/belajar-mengaji/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 19:37:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[Sudah satu tahun ibu yang kami sayangi meninggal dunia. Tepatnya 7 Maret 2009 yang lalu. Hingga seumurku ini tentu banyak sekali kenangan yang tercipta, maklum saya termasuk anak yang beliau banggakan&#8230;hehee&#8230;. Dan itu juga yang menjadi kebanggaanku, disayang oleh orang tua dan menyayangi mereka. Saya adalah anak ketujuh dari delapan bersaudara. Namun beliau sangat sayang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=102&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah satu tahun ibu yang kami sayangi meninggal dunia. Tepatnya 7 Maret 2009 yang lalu. Hingga seumurku ini tentu banyak sekali kenangan yang tercipta, maklum saya termasuk anak yang beliau banggakan&#8230;hehee&#8230;. Dan itu juga yang menjadi kebanggaanku, disayang oleh orang tua dan menyayangi mereka.</p>
<p>Saya adalah anak ketujuh dari delapan bersaudara. Namun beliau sangat sayang sekali dengan saya. Pernah suatu hari beliau sangat marah dengan saya, yaitu waktu saya belajar mengaji dengan orang lain. Pada waktu itu saya merasa heran kenapa beliau begitu marah. Setelah saya sadari, beliau patut marah kepada saya. Kenapa? Karena ibuku itu adalah seorang guru mengaji di kompleks kami tinggal. Heeehee&#8230;dan yang mengajar saya pun terheran kenapa saya mau belajar mengaji dengannya yang hanya murid ibuku juga.</p>
<p>Waktu belajar mengaji dengan ibuku, saya merasa selalu saja ada yang salah. Itu mengapa saya mencoba mencari guru ngaji yang bisa &#8220;jalan terus&#8221; tanpa dipotong ketika membaca Quran. Dan itu benar-benar salah. Dalam membaca Al-Quran, yang salah dan benar harus jelas karena klo kita salah ucap saja bisa berubah arti&#8230;waah&#8230;waahh&#8230;gawat. Coba bayangkan kalo kita salah ucap, bisa-bisa bukan tunjukkan jalan yang benar tapi bisa juga berarti tunjukkan jalan-jalan orang yang tidak benar&#8230;kan benar-benar kacau tuh&#8230;</p>
<p>Akhirnya saya pun sadar dan kembali diajar oleh ibuku. Sungguh pengalaman hidup yang menyenangkan dapat hidup dengan seorang ibu yang bisa mengaji dengan benar.</p>
<p>Saya yakin, semua orangtua pasti ingin anak-anaknya bisa mengaji dan belajar agama Islam dengan benar. Dan itu semua berawal dari kedua orangtua. Jika kedua orangtuanya sudah mengenalkan dan mendekatkan kepada agama sejak kecil niscaya anaknya menjadi anak yang baik. Yakinlah dengan itu, selamat mengajarkan anaknya mengaji&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/102/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/102/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=102&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2010/03/16/belajar-mengaji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kangen nge-blog</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2010/03/16/kangen-nge-blog/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2010/03/16/kangen-nge-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 19:01:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=100</guid>
		<description><![CDATA[hhhmmm&#8230;.tidak terasa sudah lebih dari setahun saya meninggalkan dunia blog. Sibuk? Malas? tidak juga. saya lagi asyik saja bermain bersama inspirasi baru saya, yaitu Mirza. Yaa, Mirza. Anak saya yang sudah berumur 1 tahunan ini memang sedang menunjukkan perkembangannya. Mulai dari tumbuh gigi, belajar berjalan, dan sekarang sedang asyik-asyiknya ngoceh yang saya sendiri pun tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=100&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>hhhmmm&#8230;.tidak terasa sudah lebih dari setahun saya meninggalkan dunia blog. Sibuk? Malas? tidak juga. saya lagi asyik saja bermain bersama inspirasi baru saya, yaitu Mirza.</p>
<p>Yaa, Mirza. Anak saya yang sudah berumur 1 tahunan ini memang sedang menunjukkan perkembangannya. Mulai dari tumbuh gigi, belajar berjalan, dan sekarang sedang asyik-asyiknya ngoceh yang saya sendiri pun tidak paham dengan ocehannya&#8230;haaahaa&#8230;sungguh lucu tingkah anak ini.</p>
<p>Kembali ke soal nge-blog. Dalam setahun ini, sebenarnya banyak sekali yang ingin saya tulis di blog ini, rasa sedih dan bahagia, serta inspirasi saya tadi.</p>
<p>Akhirnya, keinginan itu tidak bisa ditahan lagi. Saya mau nge-bloooooggg&#8230;.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/100/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/100/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=100&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2010/03/16/kangen-nge-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menanti si Buah Hati</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/10/26/menanti-si-buah-hati/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/10/26/menanti-si-buah-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 13:01:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa sudah kandungan istriku memasuki bulan ke 9. Menurut dokter tinggal menunggu waktu saja karena istriku berniat melahirkan secara normal. Menurut perkiraan dokter 20 Oktober lalu sudah bisa melahirkan tetapi karena istriku belum ada tanda-tanda melahirkan jadinya menunggu deh. Dokter pun memberi batas sampai tgl 27 Oktober besok. Mau tidak mau, pada tgl segitu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=92&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa sudah kandungan istriku memasuki bulan ke 9. Menurut dokter tinggal menunggu waktu saja karena istriku berniat melahirkan secara normal.</p>
<p><span id="more-92"></span>Menurut perkiraan dokter 20 Oktober lalu sudah bisa melahirkan tetapi karena istriku belum ada tanda-tanda melahirkan jadinya menunggu deh. Dokter pun memberi batas sampai tgl 27 Oktober besok. Mau tidak mau, pada tgl segitu diharuskan masuk rumah sakit atau dirawat untuk segera dikasih obat pemulas atau diinduksi untuk dirangsang mules.</p>
<p>Memang kami agak khawatir dengan kandungan anak kami. Karena si anak terlilit tali pusar. Tapi dokter memastikan lilitan tali pusar tidak perlu dikhawatirkan. Hanya saja dengan adanya lilitan tersebut, si ibu harus lebih semangat untuk dapat mendorong dengan tenaga dua kali lipat. Dokter kami bilang, minggu lalu ia menangani ibu hamil yang lahir normal dengan terlilit tali pusar. Si ibu tersebut pun selamat padahal ia fisiknya lebih kecil jika dibandingkan istriku. Yaa seperti yang saya bilang, harus semangaatt.</p>
<p>Istriku ini memang wanita yang super deh, karena memang agak sedikit tomboy&#8230;hehehee&#8230;..(dia bisa marah niy, klo aku bilang begini. Maaf yaa).  Dalam seminggu ini, berbagai kegiatan dilakukan untuk merangsang mules. Mulai dari jalan kaki pagi, siang dan sore. Mengepel lantai dengan berjongkok pun dilakukan. Tapi yaa memang saya dan istriku harus lebih bersabar, si buah hati pun belum mau keluar.</p>
<p>Istriku bilang si anak ini memang lahir menunggu waktu yang tepat dan waktunya itu kita harus serahkan sama Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Yaa ampun sungguh luar biasa kata-katanya itu. Iya, memang segala halnya ini sudah ada yang mengatur, kita hanya bisa bertawakal dan berdoa agar semuanya berjalan dengan lancar.</p>
<p>Menurut dokter kami, ada tanda-tanda melahirkan yang perlu diketahui yaitu:</p>
<ul>
<li>Pecahnya ketuban. Air ketuban ini keluar seperti terasa ingin buang air kecil namun tidak bisa ditahan</li>
<li>Keluarnya bercak darah</li>
<li>Mules</li>
</ul>
<p>Jika ada tanda-tanda seperti yang di atas maka kita harus segera bawa istri kita ke rumah sakit. Oleh karena itu, sewaktu usia kandungan memasuki 8 bulan maka kita harus mempersiapkan pakaian yang akan dibawa ke rumah sakit agar nanti kita tidak perlu repot pada waktunya.</p>
<p>Senin, tgl 27 Oktober ini, istriku masuk rumah sakit. Saya hanya berharap dan berdoa yang terbaik untuk kami. Dan semoga anakku ini menjadi anak yang sabar seperti ayah dan mamanya yang sabar menunggu dirinya lahir ke muka bumi. Amin</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=92&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/10/26/menanti-si-buah-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketupat ooh&#8230;ketupat&#8230;</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/09/10/ketupat-oohketupat/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/09/10/ketupat-oohketupat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Sep 2008 13:25:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[ketupat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=87</guid>
		<description><![CDATA[Hari Sabtu lalu, saya berbuka puasa bersama keluarga di rumah orang tua. Acara berbuka puasa pada hari itu sangat senang sekali karena semua anggota keluarga kami pada hadir. Dan ibu ku juga tampak gembira dengan kumpulnya kedelapan anak-anaknya, menantunya, dan cucu-cucunya. Sepertinya rasa sakitnya hilang kalo keluarganya sudah pada kumpul. bukan begitu, bu? Lalu sejenak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=87&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/09/ketupat.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-88" title="ketupat" src="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/09/ketupat.jpg?w=190&#038;h=252" alt="" width="190" height="252" /></a> Hari Sabtu lalu, saya berbuka puasa bersama keluarga di rumah orang tua. Acara berbuka puasa pada hari itu sangat senang sekali karena semua anggota keluarga kami pada hadir. Dan ibu ku juga tampak gembira dengan kumpulnya kedelapan anak-anaknya, menantunya, dan cucu-cucunya. Sepertinya rasa sakitnya hilang kalo keluarganya sudah pada kumpul. bukan begitu, bu?</p>
<p><span id="more-87"></span>Lalu sejenak obrolan beralih ke arah persoalan di negara kita, termasuk naiknya harga gas. Kemudian ibuku langsung cerita bahwasanya lebaran nanti kami akan sulit menemui ketupat (makanan yg selalu ada di hari raya Idul Fitri bersama opor and the gank-nya). Serentak kami semua terkaget. &#8220;Lho, ada apa?&#8221;. Padahal ketupat bikinan bu Fatima (yg membuat ketupat) itu sangatlah enak dan pas dengan opor buatan ibuku itu.</p>
<p>Yaa, sudah hampir empat tahun ini kami memang selalu memesan ketupat, tidak membuatnya lagi. Maklum saja ibuku sudah terlalu tua untuk itu lagipula sudah tidak ada lagi anaknya yg tinggal dirumah orangtuaku itu.</p>
<p>Oia, balik ke hilangnya ketupat lagi yaa. Sejumlah pertanyaan dari kakak2ku langsung mengarah ke ibuku. Tetap saja cuma ada satu alasan saja, yaitu minyak tanah sudah tidak ada lagi dan sulit ditemui di lingkungan rumah kami. Memang memasak dengan kompor gas akan lebih cepat matang tp tentunya rasa akan berbeda. Lagipula biaya yg dikeluarkan akan lebih mahal karna satu tabung gas saja sekarang sudah Rp77.000. Beberapa cara mungkin bisa dilakukan yaitu dengan memakai kayu bakar namun sudah tidak ada tempat lg untuk memasak memakai kayu bakar.</p>
<p>Jadi, lebaran kali ini mungkin tanpa ketupat. Apakah budaya ketupat di hari raya akan semakin jarang ditemui? Ohh, ketupat&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/87/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/87/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/87/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/87/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=87&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/09/10/ketupat-oohketupat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/09/ketupat.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">ketupat</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Penyakit Hati</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/penyakit-hati/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/penyakit-hati/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 13:35:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[hati]]></category>
		<category><![CDATA[penyakit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[Seorang wali besar yang merasa dirinya begitu dekat dengan Tuhan, Ibrahim Al Khowasi, pada suatu hari sedang melakukan safar, sebuah perjalanan untuk mendalami makrifat dan hakikat. Ia telah menempuh gunung demi gunung, hujan dan panas, sampai akhirnya ia kehausan di tengah-tengah suatu padang yang tandus Matahari amat terik menyengat sekujur tubuhnya sehingga zat cair di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=85&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seorang wali besar yang merasa dirinya begitu dekat dengan Tuhan,<br />
Ibrahim Al Khowasi, pada suatu hari sedang melakukan safar, sebuah<br />
perjalanan untuk mendalami makrifat dan hakikat. Ia telah<br />
menempuh gunung demi gunung, hujan dan panas, sampai akhirnya ia<br />
kehausan di tengah-tengah suatu padang yang tandus<br />
<span id="more-85"></span><br />
Matahari amat terik menyengat sekujur tubuhnya sehingga zat cair di<br />
dalam jasadnya bagaikan diperas habis.<br />
Pada waktu dahaganya kian memuncak dan bibirnya sudah pecah-pecah,<br />
dengan mata yang berkunang-kunang Ibrahim Al Khowasi melihat di atas<br />
sebuah bukit kecil ada sebatang pohon delima, satu-satunya pohon buah<br />
di antara semak-semak gurun yang berduri.</p>
<p>Terseret-seret langkahnya tatkala ia bergegas-gegas menuju ke bukit<br />
itu. Beruntung dia, di pohon tersebut terdapat sebutir buah delima,<br />
kecil tetapi kuning ranum kemerah-merahan. Tanpa berpikir panjang<br />
lagi, Ibrahim Al Khowasi dengan gembira memetik buah itu dan segera<br />
memecahkannya, lantas memasukkannya ke dalam mulut.</p>
<p>Ia sudah membayangkan sebelumnya betapa nikmat dan segar rasanya<br />
apabila di tengah panas seterik itu memakan delima yang matang.<br />
Ternyata yang dibayangkan tidak seperti yang dialaminya. Buah delima<br />
itu rasanya hambar dan pahit sampai ia memuntahkannya buru buru,<br />
karena di mulutnya bahkan terasa getir dan gatal.</p>
<p>kemudian ia meneruskan perjalanan. Hari telah rembang petang ketika<br />
ia tiba di sebuah daerah yang subur dan penuh di tumbuhi bunga-<br />
bungaan yang sedang berkembang serta menyebarkan bau harum.<br />
Ketika ia akan beristirahat, tiba-tiba terdengar suara tua mengerang<br />
ngerang kesakitan di balik bunga-bungaan yang rimbun. Ibrahim cepat-<br />
cepat mendatangi tempat itu dengan maksud hendak memberikan<br />
pertolongan seandainya diperlukan.<br />
Di situ ia melihat seorang kakek yang terbaring tanpa daya dengan<br />
tubuh bengkak-bengkak bekas disengat lebah berbisa. Ibrahim<br />
berjongkok mau menolong kakek itu, namun si kakek sudah keburu<br />
bangkit, lantas duduk seraya berkata, &#8221; Apa kabar, Ibrahim Al<br />
Khowasi?&#8221;</p>
<p>Wali besar ini kaget. Ia bertanya, &#8221; Siapakah Tuan? Di mana Tuan<br />
mengenal saya, dan kapan kita pernah berjumpa.&#8221;</p>
<p>Kakek tadi menjawab dengan angkuh, &#8220;Wahai , Ibrahim, mengapa heran?<br />
Aku ini orang yang sangat dekat dengan Tuhan. Aku tidak perlu bertemu<br />
dulu untuk mengenal dirimu dan mengetahui apa tujuan kepergianmu.&#8221;</p>
<p>Ibrahim tersinggung. Sombong betul kakek ini. Maka ia menjawab, &#8220;<br />
Hai, orang tua, alangkah angkuhnya sikapmu. Engkau mengaku dekat<br />
dengan Allah, tetapi badanmu penuh dengan luka luka membengkak akibat<br />
sengatan lebah berbisa.<br />
Kalau memang engkau dekat dengan Allah, bukankah seharusnya, tatkala<br />
lebah-lebah itu hendak menyerang tubuhmu, engkau bisa memohon kepada<br />
Allah agar melindungimu dari serbuan binatang-binatang kecil itu?&#8221;</p>
<p>Kakek tersebut tersenyum dan menyahut, &#8220;Ternyata engkau masih picik,<br />
Ibrahim. Aku tahu engkau pun menganggap dirimu telah dekat dengan<br />
Allah.<br />
Namun mengapa ketika tanganmu terangkat keatas akan memetik buah<br />
delima yang engkau tidak tahu siapa pemiliknya dan engkau belum minta<br />
izin kepadanya, engkau tidak memohon agar Allah melindungimu dari<br />
perbuatan curang seperti itu? Ibrahim, sakitku ini akibat disengat<br />
lebah hanyalah sakit badan kasar yang akan sembuh kembali, di obati<br />
ataupun tidak.<br />
Tetapi penyakitmu yang masih mudah tergiur oleh hawa nafsu adalah<br />
penyakit dalam, penyakit hati, yang akan terus mengeram dan menyebar<br />
menjadi benih benih maksiat sepanjang hidupmu apabila engkau tidak<br />
segera bertaubat.</p>
<p>Karena itu pulanglah engkau kenegerimu, renungkanlah dosamu,<br />
obatilah penyakit hatimu sebelum engkau berusaha mengobati orang lain.<br />
Banyaklah berpuasa, berdzikir, mengingat Allah, di samping beramal<br />
menyebarkan manfaat dan kebaikan kepada masyarakat sekelilingmu,<br />
kepada alam sekitarmu tempat engkau dibangkitkan Tuhan untuk menjadi<br />
orang suci, pelihara amanat Tuhan ini.</p>
<p>(dikutip dari &#8220;30 Kisah Teladan&#8221;)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/85/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/85/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/85/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/85/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=85&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/penyakit-hati/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa Tingkat Ketiga</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/puasa-tingkat-ketiga/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/puasa-tingkat-ketiga/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 13:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa Tingkat Ketiga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=80</guid>
		<description><![CDATA[Cobalah Anda amati perasaan, perilaku, dan kebiasaan Anda sehari- hari. Tahukah Anda apa yang mengatur semua itu? Kalau Anda merenungkannya dengan cermat, Anda akan menemukan bahwa keseluruhan program mengenai diri kita berada di dalam kepala Anda. Inilah yang disebut pikiran. Pikiranlah yang mengatur perasaan, tindakan, kebiasaan, dan akhirnya nasib kita. Pikiranlah yang menentukan apakah kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=80&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-82" src="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/mind1.jpg?w=96&#038;h=96" alt="" width="96" height="96" />Cobalah Anda amati perasaan, perilaku, dan kebiasaan Anda sehari-<br />
hari. Tahukah Anda apa yang mengatur semua itu? Kalau Anda<br />
merenungkannya dengan cermat, Anda akan menemukan bahwa keseluruhan<br />
program mengenai diri kita berada di dalam kepala Anda. Inilah yang<br />
disebut pikiran.</p>
<p><span id="more-80"></span></p>
<p>Pikiranlah yang mengatur perasaan, tindakan, kebiasaan, dan akhirnya<br />
nasib kita. Pikiranlah yang menentukan apakah kita senang atau susah,<br />
sedih atau bahagia, serta sehat atau sakit. Semua yang kita rasakan<br />
sumbernya adalah pikiran. Karena itu untuk melakukan perubahan<br />
menyeluruh terhadap kehidupan kita, satu-satunya hal yang harus<br />
diubah adalah pikiran. Namun seperti halnya komputer, pikiran kita<br />
juga sering terserang virus-virus berbahaya yang merusak.</p>
<p>Salah satu sarana untuk membersihkan pikiran kita dari virus-virus<br />
tersebut adalah berpuasa. Karena itu makna puasa yang sesungguhnya<br />
adalah mengendalikan pikiran Anda. Inilah yang saya sebut &#8221;Puasa<br />
Tingkat Ketiga.&#8221;</p>
<p>Adapun puasa tingkat pertama adalah puasa secara fisik. Ini hanya<br />
menjaga apa yang masuk ke dalam mulut Anda. Puasa tingkat kedua<br />
adalah puasa secara sosial/emosional. Ini berkaitan dengan perilaku<br />
kita kepada orang lain, terutama menjaga apa yang keluar dari mulut<br />
(ucapan kita).</p>
<p>Apa yang masuk ke dalam mulut amat perlu kita jaga, karena inilah<br />
sumber penyakit. Kita menjaga agar tak makan makanan yang beracun,<br />
yang tak higienis, maupun yang berkolesterol tinggi. Namun sayangnya,<br />
kita sering mengabaikan &#8221;makanan-makanan&#8221; yang masuk ke dalam<br />
kepala kita.</p>
<p>&#8221;Makanan-makanan&#8221; itu sebenarnya tak kalah beracunnya, sangat<br />
berbahaya dan mengandung virus yang mematikan. Hakikat puasa tingkat<br />
ketiga adalah menjaga pikiran dari virus-virus yang berbahaya. Ini<br />
adalah puasa secara mental, yang merupakan prasyarat puasa tingkat<br />
empat, yang intinya adalah merasakan kedekatan Tuhan. Inilah<br />
tingkatan puasa yang tertinggi yaitu secara spiritual.</p>
<p>Untuk mengubah diri kita, paling tidak kita harus mencapai puasa<br />
tingkat ketiga ini. Caranya adalah dengan memilih secara<br />
sadar &#8221;makanan-makanan&#8221; apa yang boleh dikonsumsi pikiran kita.<br />
Kita harus sangat berhati-hati karena banyak sekali hal di sekitar<br />
kita yang dapat menjadi virus yang berbahaya.</p>
<p>Coba perhatikan, berapa lama Anda menonton televisi setiap hari?<br />
Jangan lupa, banyak acara-acara TV sekarang ini berisikan virus-virus<br />
yang sangat berbahaya: telenovela, sinetron, film dan acara gosip<br />
para selebritis kita yang ada di hampir seluruh stasiun TV. Temanya<br />
berkisar pada hal-hal yang itu-itu saja: perkelahian antarartis,<br />
perceraian, perselingkuhan, dan seterusnya.</p>
<p>Bosan dengan acara gosip, Anda melihat berita dan menyaksikan<br />
perkelahian para politisi kita. Selain dari media massa, pikiran Anda<br />
juga bisa tercemar melalui lingkungan pergaulan, tindakan orang yang<br />
menyakiti kita, maupun peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lalu.<br />
Racun pikiran kita inilah yang akan menentukan perasaan kita. Apakah<br />
Anda merasa bahagia, senang, dan susah, sebenarnya hanyalah merupakan<br />
konsekuensi dari apa yang masuk ke pikiran Anda.</p>
<p>Esensi berpuasa adalah menciptakan &#8221;gembok&#8221; untuk mengunci pikiran.<br />
Berpuasa berarti kitalah yang memegang kunci gembok tersebut, dan tak<br />
menyerahkannya kepada orang lain. Ini sebenarnya merupakan hakikat<br />
kepemimpinan. Seperti halnya komputer, otak kita juga mempunyai rumus<br />
GIGO (Garbage In Garbage Out). Maksudnya, kalau pikiran kita<br />
mengkonsumsi sampah, maka yang akan dihasilkan juga sampah. Ada<br />
pepatah yang mengatakan, &#8221;Pikiran yang picik membicarakan orang.<br />
Pikiran biasa membicarakan kejadian. Tetapi pikiran yang besar<br />
membicarakan gagasan.&#8221; Inilah pikiran-pikiran yang bersih dan belum<br />
teracuni virus dan sampah.</p>
<p>Lantas bagaimana dengan hal-hal yang tak dapat kita kontrol, misalnya<br />
perilaku dan ucapan orang lain yang menyakiti hati Anda? Kalau itu<br />
terjadi pada Anda, berapa jam waktu yang Anda gunakan untuk<br />
memikirkan perilaku orang tersebut? Padahal, semakin Anda terserap ke<br />
dalam detil tentang apa-apa yang membuat Anda marah, semakin tak enak<br />
pikiran Anda. Inilah efek bola salju pikiran.</p>
<p>Jangan lupa, walaupun kita tak dapat mengontrol perilaku orang lain,<br />
kita senantiasa dapat mengontrol pikiran kita. Saat ini saya sedang<br />
mempraktekkan tiga kalimat penting untuk selalu menyehatkan pikiran<br />
kita.</p>
<p>Pertama, Subhanallah (Maha Suci Allah). Ini berarti hanya Tuhanlah<br />
yang Maha Sempurna. Memahami kalimat ini akan membuat kita mudah<br />
memaafkan kelalaian orang lain dan diri sendiri.</p>
<p>Kedua, Alhamdulillah (Segala Puji Bagi Allah). Memahami kalimat ini<br />
akan membuat kita senantiasa bersyukur menghadapi situasi apapun.<br />
Kesuksesan tidaklah membuat kita takabur, sebaliknya kegagalan<br />
tidaklah membuat kita putus asa.</p>
<p>Ketiga, Allahu Akbar (Allah Maha Besar). Memahami kalimat ini secara<br />
mendalam akan menyadarkan kita bahwa semua hal yang kita lakukan,<br />
bahkan kita pertengkarkan sehari-hari, adalah masalah kecil. Kitalah<br />
yang sering merusak pikiran kita dengan membesar-besarkan masalah<br />
yang sebenarnya kecil.</p>
<p>Oleh: Arvan Pradiansyah</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/80/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/80/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/80/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/80/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=80&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/puasa-tingkat-ketiga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/mind1.jpg?w=96" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tahukah Anda</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/tahukah-anda-2/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/tahukah-anda-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 12:11:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Tahukah Anda 2]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Toilet sudah mulai ada sejak 2500 sebelum masehi, Tahun 69, masa Kekaisaran Otto, yang punya Toilet kena pajak Tahun 1668 Polisi mewajibkan setiap rumah di Paris ada toiletnya John Harrington menemukan &#8216;Water Closet&#8217; tahun 1596 W.C umum pertama ada di paris tahun 1824 Tahun 1970 kotoran kloset dimanfaatkan menjadi listrik (biogas) Tahun 1990-an kloset dilengkapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=76&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="size-medium wp-image-78 alignleft" src="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/mr-toilet.jpeg?w=203&#038;h=300" alt="" width="203" height="300" /> Toilet sudah mulai ada sejak 2500 sebelum masehi,</p>
<p>Tahun 69, masa Kekaisaran Otto, yang punya Toilet kena pajak</p>
<p>Tahun 1668 Polisi mewajibkan setiap rumah di Paris ada toiletnya</p>
<p>John Harrington menemukan &#8216;Water Closet&#8217; tahun 1596</p>
<p>W.C umum pertama ada di paris tahun 1824</p>
<p>Tahun 1970 kotoran kloset dimanfaatkan menjadi listrik (biogas)</p>
<p>Tahun 1990-an kloset dilengkapi dengan sensor</p>
<p>(Gz-indocenter.com)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/76/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/76/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=76&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/25/tahukah-anda-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/mr-toilet.jpeg?w=203" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Sumbangan Al-Ikhwan Al-Muslimun untuk Kemerdekaan Republik Indonesia</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/20/sumbangan-al-ikhwan-al-muslimun-untuk-kemerdekaan-republik-indonesia/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/20/sumbangan-al-ikhwan-al-muslimun-untuk-kemerdekaan-republik-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2008 10:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Ikhwanul Muslimin]]></category>
		<category><![CDATA[kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[sumbangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=71</guid>
		<description><![CDATA[Pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun (IM), Hasan Al Banna ternyata pernah menjadi anggota Panitia Pembela Kemerdekaan Indonesia di Mesir. Atas desakan IM, Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI. Dengan demikian, lengkaplah syarat-syarat sebuah negara berdaulat bagi RI. Kota pelabuhan Iskandariyah pertengah Juli 1945. Jam kayu di sebuah penginapan murah di kota pelabuhan Mesir telah enunjuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=71&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:#ffff99;"><strong>Pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun (IM), Hasan Al Banna ternyata pernah<br />
menjadi anggota Panitia Pembela Kemerdekaan Indonesia di Mesir. Atas<br />
desakan IM, Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan RI.<br />
Dengan demikian, lengkaplah syarat-syarat sebuah negara berdaulat bagi RI.</strong></span><span style="color:#ffff99;"><br />
<a href="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/hassan_al_bana.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-73" src="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/hassan_al_bana.jpg?w=180&#038;h=192" alt="" width="180" height="192" /></a></span> <span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:#ffff99;"><strong><br />
</strong></span><span style="color:#ffff99;"><span id="more-71"></span><br />
</span> <span style="font-size:10pt;font-family:Arial;color:#ffff99;"><strong>Kota pelabuhan Iskandariyah pertengah Juli 1945. Jam kayu di sebuah<br />
penginapan murah di kota pelabuhan Mesir telah enunjuk angka 22.00<br />
waktu setempat. Di satu ruangan yang tak seberapa besar, empat-puluhan<br />
kelasi kapal berkebangsaan Indonesia berkumpul. Sejumlah mahasiswa<br />
Indonesia yang tengah studi di Mesir terlihat memimpin rapat.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Beda dengan pertemuan sebelumnya, malam itu atmosfir rapat terasa agak<br />
emosionil! Para kelasi Indonesia yang bekerja di berbagai kapal asing<br />
yang tengah merapat di Iskandariyah, Port Said, dan Suez itu banyak<br />
yang yakin, jihad fii sabilillah yang tengah digelorakan banga<br />
Indonesia melawan penjajah belanda dalam waktu dekat akan sampai pada<br />
puncaknya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Muhammad Zein Hassan, salah seorang mahasiswa Indonesia yang hadir,<br />
berpesan pada para kelasi agar mulai menabung. &#8220;Di saat terjadinya<br />
jihad, mereka sebaiknya meninggalkan kapal-kapal sekutu agar tidak<br />
menodai perjuangan.&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Sambutan para kelasi yang dalam kesehariannya jauh dari tuntunan agama<br />
itu sungguh mengharukan. Mereka dengan sepenuh hati menyanggupi hal<br />
tersebut. &#8220;Jika fatwa sudah turun, kami akan mematuhi,&#8221; ujar salah<br />
seorang dari mereka.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Tak terasa, jam telah berada di angka satu. Acara ditutup dengan<br />
sumpah setia dengan perjuangan bangsanya yang nun jauh di seberang<br />
lautan. Seluruh peserta mengangkat tangan kanan dan dikepalkan. Dengan<br />
menyebut nama Allah SWT, mereka bertekad akan membantu dengan sekuat<br />
tenaga jihad fii sabilillah yang akan digelorakan bangsanya dalam<br />
waktu dekat ini.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Sumpah para kelasi tersebut tidak main-main. Terbukti di kemudian<br />
hari, dua bulan setelah proklamasi dibacakan Soekarno-Hatta, dua orang<br />
kelasi Indonesia tiba di Kairo dengan berjalan kaki dari Tunisia.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>&#8220;Saat kami tanya mengapa berjalan kaki sejauh itu, mereka menjawab<br />
bahwa mereka menerima fatwa yang dibawa teman-teman mereka dari<br />
Indonesia. Fatwa itu menyatakan haram hukumnya bekerja dengan orang<br />
kafir yang memerangi kaum Muslimin,&#8221; ujar Zein Hassan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Walau tidak punya cukup uang, dua orang kelasi itu segera meninggalkan<br />
kapal sekutu tempatnya bekerja dan berjalan kaki menuju Mesir, karena<br />
di Mesir-lah berada banyak orang sebangsanya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Di Mesir sendiri kala itu tengah berkembang sikap antipati terhadap<br />
penjajahan Inggris. Sikap non kooperatif terhadap penjajah Inggris ini<br />
dicetuskan oleh organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun yang mendapat<br />
sambutan luar biasa dari rakyat Mesir.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Sebagai gerakan dakwah yang menembus sekat geografis, Al-Ikhwan<br />
Al-Muslimun telah memiliki &#8220;jaringan iman&#8221; dengan berbagai gerakan<br />
Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Sebab itu, ketika Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya, Sekutu<br />
dengan sekuat tenaga memblock-out berita ini masuk ke Timur Tengah.<br />
Dikhawatirkan jika kemerdekaan Indonesia sampai didengar umat Islam di<br />
sana, ini bisa menjadi inspirasi bagi gerakan serupa di Timur Tengah.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Serapat-rapatnya sekutu menutup informasi ini, akhirnya pada awal<br />
September 1945, sebulan setelah kemerdekaan Indonesia dibacakan,<br />
berita ini sampai juga ke Mesir.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Mansur Abu Makarim, seorang informan Indonesia yang bekerja di<br />
Kedutaan Belanda di Kairo, membaca berita kemerdekaan Indonesia dalam<br />
suatu artikel di majalah Vrij Nederland. Bagai angin berhembus, berita<br />
ini dengan cepat menyebar ke Dunia Islam.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Koran dan radio Mesir memuat berita kemerdekaan RI dengan gegap<br />
gempita. Para penyiar dengan penuh semangat mengatakan bahwa inilah<br />
awal kebangkitan Dunia Islam melawan penjajahan Barat.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Di Mesir saat itu, seorang Arab hanya dihargai sepuluh pound Mesir<br />
jika dibunuh atau dilindas kendaraan militer Sekutu tanpa hak mengadu<br />
atau menggugat. Sebab itu, proklamasi kemerdekaan sebuah negeri Muslim<br />
terbesar di dunia ini disambut dengan luapan kebahagiaan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Di sejumlah kota, Al-Ikhwan Al-Muslimun segera menggelar munashoroh<br />
besar-besaran mendukung penuh kemerdekaan Indonesia. Ini dijadikannya<br />
momentum momentum yang bagus untuk memerdekakan Mesir dari Inggris.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Bukan itu saja, sejumlah ulama di Mesir dan Dunia Arab dengan<br />
inisiatif sendiri membentuk &#8220;Lajnatud Difa&#8217;i'an Indonesia&#8221; (Panitia<br />
Pembela Indonesia). Badan ini dideklarasikan pada 16 Oktober 1945 di<br />
Gedung Pusat Perhimpunan Pemuda Islam dengan Jendral Saleh Harb Pasya<br />
sebagai pimpinan pertemuan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Hadir dalam acara itu antara lain Syaikh Hasan Al Banna dan Prof.<br />
Taufiq Syawi dari Al-Ikhwan Al-Muslimun, Pemimpin Palestina Muhammad<br />
Ali Taher, dan Sekjen Liga Arab Dr. Salahuddin Pasya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Dalam pertemuan yang semata didasari ukhuwah Islamiyah, pakar hukum<br />
internasional Dr. M. Salahuddin Pasya menyerukan negara-negara Islam<br />
untuk sesegera mungkin mendukung, membantu, dan mengakui kemerdekaan<br />
RI. Selain itu, Panitia Pembela Indonesia juga mengancam Inggris agar<br />
tidak membantu Belanda kembali ke Indonesia.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>&#8220;Jika Inggris membantu Belanda untuk kembali ke Indonesia, maka<br />
Inggris akan menuai kemarahan Dunia Islam di Timur Tengah!&#8221; ancam<br />
Salahuddin Pasya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Sejarah telah menulis, Inggris tetap membela &#8220;kawan seakidah&#8221; bernama<br />
Belanda. Pasukan NICA membonceng Sekutu kembali ke Indonesia.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Pada 25 Oktober 1945, sejumlah ulama NU pimpinan KH. Wahid Hasyim<br />
bertemu dan mengeluarkan fatwa jihad fii sabilillah melawan penjajah.<br />
Fatwa ini bergema ke seluruh nusantara dan disambut dengan gegap<br />
gempita.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Fatwa jihad inilah yang melatarbelakangi pertempuran 10 November 1945<br />
di Surabaya (hingga kini 10 November diperingati sebagai hari Pahlawan<br />
di Indonesia, red.). Untuk memompakan keberanian rakyat Surabaya, Bung<br />
Tomo lewat corong radio perlawanan &#8211; cikal bakal RRI &#8211; terus menerus<br />
mengingatkan para mujahid bahwa gerbang surga telah terbuka luas bagi<br />
mereka yang syahid.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Hanya semangat jihad dan keridhaan Allah SWT yang mampu membuat ribuan<br />
rakyat Surabaya berani melawan pasukan Sekutu bersenjata lengkap.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Kedahsyatan pertempuran Surabaya bergema hingga ke Dunia Arab.<br />
Keberanian umat Islam Surabaya mengobarkan jihad melawan pasukan<br />
Sekutu yang habis mabuk kemenangan dalam Perang Dunia II, ditambah<br />
tewasnya satu Jenderal Sekutu &#8211; Malaby &#8211; di Surabaya, dirasakan oleh<br />
kaum Muslimin Timur Tengah sebagai bagian dari kemenangan Islam atas<br />
kaum kafir. Upaya perlawanan terhadap Inggris di Mesir pun kian<br />
membuncah.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Di berbagai lapangan dan Masjid di Kairo, Mekkah, Baghdad, dan<br />
negeri-negeri Timur Tengah, dengan serentak umat Islam mendirikan<br />
sholat ghaib untuk arwah para syuhada di Surabaya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Melihat fenomena itu, majalah TIME (25/1/46) dengan nada salib<br />
menakut-nakuti Barat dengan kebangkitan Nasionalisme- Islam di Asia dan<br />
Dunia Arab. &#8220;Kebangkitan Islam di negeri Muslim terbesar di dunia<br />
seperti di Indonesia akan menginspirasikan negeri-negeri Islam lainnya<br />
untuk membebaskan diri dari Eropa.&#8221;</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Dukungan negara-negara Islam di Timur Tengah terhadap kemerdekaan<br />
Indonesia tidak saja dilakukan dalam tingkat akar rumput, namun juga<br />
dalam dunia diplomasi. Dalam berbagai sidang di Perserikatan<br />
Bangsa-Bangsa, terlihat dengan jelas adanya perbedaan sikap antara<br />
negeri-negeri Muslim yang mendukung Indonesia dengan negeri-negeri<br />
salib yang memandang Indonesia masih bagian dari Belanda.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Wakil-wakil dari Indonesia di sidang PBB, diperbolehkan ikut sidang<br />
setelah negeri-negeri Arab mengakui kedaulatan RI, dalam menghadapi<br />
serangan pihak Sekutu sering menanggapinya dengan cara diplomatis dan<br />
terkesan lunak. Hal ini dikecam keras Muhammad Ali Taher dari<br />
Palestina.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>&#8220;Mengapa kamu masih saja bersikap diplomatis terhadap seseorang yang<br />
ingin menghancurkan negeri kamu!&#8221; sergahnya mengingatkan wakil dari<br />
Indonesia agar tidak takut melawan kezaliman.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Di Mesir, sejak diketahui sebuah negeri Muslim bernama Indonesia<br />
memplokamirkan kemerdekaannya dari penjajah kafir, Al-Ikhwan<br />
Al-Muslimun tanpa kenal lelah terus menerus memperlihatkan<br />
dukungannya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Selain menggalang opini umum lewat pemberitaan media, yang memberikan<br />
kesempatan luas kepada para mahasiswa Indonesia untuk menulis tentang<br />
kemerdekaan Indonesia di koran-koran lokal miliknya, berbagai acara<br />
tabligh akbar dan demonstrasi pun digelar.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Para pemuda dan pelajar Mesir, juga kepanduan Ikhwan, dengan caranya<br />
sendiri berkali-kali mendemo Kedutaan Belanda di Kairo. Tidak hanya<br />
dengan slogan dan spanduk, aksi pembakaran, pelemparan batu, dan<br />
teriakan-teriakan permusuhan terhadap Belanda kerap dilakukan mereka.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Kondisi ini membuat Kedutaan Belanda di Kairo ketakutan. Mereka dengan<br />
tergesa mencopot lambang negaranya dari dinding Kedutaan. Mereka juga<br />
menurunkan bendera merah-putih- biru yang biasa berkibar di puncak<br />
gedung, agar tidak mudah dikenali pada demonstran.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Kuatnya dukungan rakyat Mesir atas kemerdekaan RI, juga atas desakan<br />
dan lobi yang dilakukan para pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun, membuat<br />
pemerintah Mesir mengakui kedaulatan pemerintah RI atas Indonesia pada<br />
22 Maret 1946.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Inilah pertama kalinya suatu negara asing mengakui kedaulatan RI<br />
secara resmi. Dalam kacamata hukum internasional, lengkaplah sudah<br />
syarat Indonesia sebagai sebuah negara berdaulat.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Bukan itu saja, secara resmi pemerintah Mesir juga memberikan bantuan<br />
lunak kepada pemerintah RI. Sikap Mesir ini memicu tindakan serupa<br />
dari negara-negara Timur Tengah.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Untuk menghaturkan rasa terima kasih, pemerintah Soekarno mengirim<br />
delegasi resmi ke Mesir pada tanggal 7 April 1946. Ini adalah delegasi<br />
pemerintah RI pertama yang ke luar negeri. Mesir adalah negara pertama<br />
yang disinggahi delegasi tersebut.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Tanggal 26 April 1946 delegasi pemerintah RI kembali tiba di Kairo.<br />
Beda dengan kedatangan pertama yang berjalan singkat, yang kedua ini<br />
lebih intens. Di Hotel Heliopolis Palace, Kairo, sejumlah pejabat<br />
tinggi Mesir dan Dunia Arab mendatangi delegasi RI untuk menyampaikan<br />
rasa simpati. Selain pejabat negara, sejumlah pemimpin partai dan<br />
organisasi juga hadir. Termasuk pemimpin Al-Ikhwan Al-Muslimun Hasan<br />
al Banna dan sejumlah tokoh Ikhwan dengan diiringi puluhan<br />
pengikutnya.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Setiap perkembangan yang terjadi di Indonesia, diikuti serius oleh<br />
setiap Muslim baik di Mesir maupun di Timur Tengah pada umumnya. Para<br />
mahasiswa Indonesia yang saat itu tengah berjuang di Mesir dengan<br />
jalan diplomasi revolusi, senantiasa menjaga kontak dengan Ikhwan.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Ketika Belanda melancarkan agresi Militer I (21 Juli 1947) atas<br />
Indonesia, para mahasiswa Indonesia di Mesir dan aktivis Ikhwan<br />
menggalang aksi pemboikotan terhadap kapal-kapal Belanda yang memasuki<br />
selat Suez.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Walau Mesir terikat perjanjian 1888 yang memberi kebebasan bagi siapa<br />
saja untuk bisa lewat terusan Suez, namun keberanian para buruh Ikhwan<br />
yang menguasai Suez dan Port Said berhasil memboikot kapal-kapal<br />
Belanda.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Pada tanggal 9 Agustus 1947, rombongan kapal Belanda yang dipimpin<br />
kapal kapal Volendam tiba di Port Said. Ribuan aktivis Ikhwan yang<br />
kebanyakan terdiri dari para buruh pelabuhan, telah berkumpul di<br />
pelabuhan utara kota Ismailiyah itu.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Puluhan motor boat dan motor kecil sengaja berkeliaran di permukaan<br />
air guna menghalangi motor-boat motor-boat kepunyaan<br />
perusahaan-perusaha an asing yang ingin menyuplai air minum dan makanan<br />
kepada kapal Belanda itu.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Motor-boat para ikhwan tersebut sengaja dipasangi bendera merah putih.<br />
Dukungan Ikhwan terhadap kemerdekaan Indonesia bukan sebatas dukungan<br />
formalitas, tapi dukungan yang didasari kesamaan iman dan Islam.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>Walau pemimpin Ikhwan Hasan Al Banna menemui syahid ditembak mati oleh<br />
begundal rezim Mesir di siang hari bolong, 12 Februari 1949, dukungan<br />
ikhwan terhadap muslim Indonesia tidaklah berakhir. Dakwah tiada kenal<br />
kata akhir, hingga Islam membebaskan semua manusia.</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;"><strong>___<br />
Sumber: Majalah Saksi &#8211; No. 21 Tahun VI, 18 Agustus 2004. Oleh: Rizki<br />
Ridyasmara</strong></span></p>
<p><span style="color:#ffff99;">Dikutip dari milist Pengajian Kantor</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/71/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/71/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/71/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/71/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=71&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/20/sumbangan-al-ikhwan-al-muslimun-untuk-kemerdekaan-republik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/hassan_al_bana.jpg?w=180" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Diet Rasulullah SAW</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/13/diet-rasulullah-saw/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/13/diet-rasulullah-saw/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Aug 2008 13:52:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Diet Rasulullah SAW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain2 penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lainnya. Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=61&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;"><a href="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/58010593p1080525.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-62" src="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/58010593p1080525.jpg?w=300" alt="" /></a><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"></span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rupanya tanpa kita sadari, dalam makanan yang kita makan sehari-hari, kita tak boleh sembarangan. Hal inilah penyebab terjadinya berbagai penyakit antara lain penyakit kencing manis, lumpuh, sakit jantung, keracunan makanan dan lain2 penyakit. Apabila anda telah mengetahui ilmu ini, tolonglah ajarkan kepada yg lainnya. </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;"><span id="more-61"></span><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"><br />
Ini pun adalah diet Rasullulah SAW kita juga. Ustaz Abdullah Mahmood mengungkapkan, Rasullulah tak pernah sakit perut sepanjang hayatnya karena pandai menjaga makanannya sehari-hari. Insya Allah kalau anda ikut diet Rasullullah ini, anda takkan menderita sakit perut ataupun keracunan makanan. </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan SUSU bersama DAGING </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan DAGING bersama IKAN </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan IKAN bersama SUSU </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan AYAM bersama SUSU </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan IKAN bersama TELUR </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan IKAN bersama DAUN SALAD </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan SUSU bersama CUKA </span></span></p>
<p class="EC_EC_MsoNormal" style="margin-left:1in;text-align:left;"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Jangan makan BUAH bersama SUSU CTH :</span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Tahoma;color:blue;"><span style="font-size:10pt;font-family:Tahoma;color:blue;"> <span style="color:#000000;"><strong><span style="font-family:Verdana;">cocktail</span></strong></span></span></span><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></span></p>
<ul style="text-align:left;" type="disc">
<li class="EC_EC_MsoNormal"><strong><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-weight:bold;font-family:Verdana;">CARA MAKAN</span></span></strong><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;"> </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">JANGAN MAKAN BUAH SETELAH MAKAN NASI ,      SEBALIKNYA MAKANLAH BUAH  TERLEBIH DAHULU, BARU MAKAN NASI. </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">TIDUR 1 JAM SETELAH MAKAN TENGAH HARI. </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">JANGAN SESEKALI TINGGAL MAKAN MALAM.      BARANG SIAPA YG TINGGAL MAKAN MALAM  DIA AKAN DIMAKAN USIA DAN      KOLESTEROL DALAM BADAN AKAN BERGANDA.<br />
Nampak memang sulit.. tapi, kalau tak percaya&#8230;      cobalah&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;<br />
Pengaruhnya tidak dalam jangka pendek&#8230;.  Akan berpengaruh bila kita      sudah tua nanti. </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Dalam kitab juga melarang kita<strong><span style="font-weight:bold;"> makan makanan darat bercampur dengan makanan      laut. </span></strong><br />
Nabi pernah mencegah kita makan ikan bersama susu. karena akan cepat mendapat      penyakit. Ini terbukti oleh ilmuwan yang menemukan bahwa dalam daging ayam      mengandung ion+ sedangkan dalam ikan mengandung ion-, jika dalam makanan      kita ayam bercampur dengan ikan maka akan terjadi reaksi biokimia yang      akan dapat merusak usus kita. </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><strong><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-weight:bold;font-family:Verdana;">Al-Quran Juga      mengajarkan kita menjaga kesehatan spt membuat<br />
amalan antara lain: </span></span></strong></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><strong><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-weight:bold;font-family:Verdana;">Mandi Pagi sebelum      subuh, </span></span></strong><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">sekurang      kurangnya sejam sebelum matahari terbit. Air sejuk yang meresap kedalam      badan dapat mengurangi penimbunan lemak. Kita boleh saksikan orang yang      mandi pagi kebanyakan badan tak gemuk. </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Rasulullah mengamalkan <strong><span style="font-weight:bold;">minum segelas air sejuk </span></strong>(bukan air es)      setiap pagi. Mujarabnya Insya Allah jauh dari penyakit (susah mendapat      sakit). </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Waktu sembahyang subuh disunatkan kita      bertafakur (yaitu <strong><span style="font-weight:bold;">sujud sekurang      kurangnya semenit </span></strong>setelah membaca doa). Kita akan terhindar      dari sakit kepala atau migrain. Ini terbukti oleh para ilmuwan yang      membuat kajian kenapa dalam sehari perlu kita sujud. Ahli-ahli sains telah      menemui beberapa milimeter ruang udara dalam saluran darah di kepala yg      tidak dipenuhi darah. Dengan bersujud maka darah akan mengalir keruang      tersebut. </span></span></li>
<li class="EC_EC_MsoNormal"><span style="font-size:x-small;font-family:Verdana;"><span style="font-size:10pt;font-family:Verdana;">Nabi juga mengajar kita <strong><span style="font-weight:bold;">makan dengan tangan</span></strong> <strong><span style="font-weight:bold;">dan </span></strong>bila habis hendaklah <strong><span style="font-weight:bold;">menjilat jari.</span></strong> Begitu juga ahli      saintis telah menemukan bahwa enzyme banyak terkandung di celah jari jari,      yaitu 10 kali ganda terdapat dalam air liur. (enzyme sejenis alat percerna      makanan) Wassalam&#8230;Sama-samalah kita mengamalkannya&#8230;&#8230;.<br />
WallahuA&#8217;lam</p>
<p></span></span></li>
</ul>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/61/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/61/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/61/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/61/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=61&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/13/diet-rasulullah-saw/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/58010593p1080525.jpg?w=300" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Tahukah Anda</title>
		<link>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/06/tahukah-anda/</link>
		<comments>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/06/tahukah-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 Aug 2008 15:25:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>furQon</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://furqonblog.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Film apakah yang paling sering di buat ulang dan di adaptasi berkali-kali baik menjadi layar lebar, layar kaca atau teater ? Jawabannya adalah Kisah &#8220;Cinderella&#8220;<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=58&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/0637-cinderella.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-59" src="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/0637-cinderella.jpg?w=202&#038;h=300" alt="" width="202" height="300" /></a></p>
<p>Film apakah yang paling sering di buat ulang dan di adaptasi<br />
berkali-kali baik menjadi layar lebar, layar kaca atau teater ?<br />
Jawabannya adalah Kisah &#8220;<strong>Cinderella</strong>&#8220;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/furqonblog.wordpress.com/58/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/furqonblog.wordpress.com/58/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/furqonblog.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/furqonblog.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=furqonblog.wordpress.com&amp;blog=4231534&amp;post=58&amp;subd=furqonblog&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://furqonblog.wordpress.com/2008/08/06/tahukah-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/234179e26a99ae8bbed7f3a3d2f1daff?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">furqonbloG</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://furqonblog.files.wordpress.com/2008/08/0637-cinderella.jpg?w=202" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
